1.
Penggunaan Fungsi
Fungsi adalah
rumus-rumus yang telah didefinisikan oleh Microsoft Excel. Tujuannya, untuk
mencari nilai tertentu dari suatu data yang disebut dengan argumen-argumen.
Fungsi dapat digunakan untuk perhitungan kompleks atau perhitungan sederhana.
Seperti halnya
formula sederhana, penggunaan fungsi harus diawali dengan tanda (=). Struktur
pengetikan fungsi terdiri dari tanda (=), nama fungsi, tanda kurung buka,
argumen dari fungsi yang di pisahkan dengan tanda koma yang diakhiri tanda kurung
tutup,
Dalam
penggunaannya, sebuah fungsi dapat melakukan operasi dengan penggabungan rumus
maupun fungsi lain.
Fungsi-fungsi
yang ada dalam Microsoft Excel terdiri dari beberapa kelompok.
A.
Fungsi Statiska
Excel sebagai
aplikasi pengolah angka mempunyai rumus atau formula dalam bentuk fungsi, di
antaranya adalah fungsi statiska. Dengan fungsi statiska, Excel mampu
memberikan informasi tentang jumlah data, rata-rata, nilai terbesar, nilai
terkecil, standar deviasi, dan masih banyak lagi.
|
No
|
Nama
Fungsi
|
Kegunaan
|
|
1
|
AVERAGE(number1,number2)
|
Mencari nilai rata-rata
|
|
2
|
MAX(number1,number2)
|
Mencari nilai maksimum
|
|
3
|
MIN(number1,number2)
|
Mencari nilai terendah
|
|
4
|
STDEV(number1,number2)
|
Mencari nilai standar deviasi
|
|
5
|
COUNT(value1,value2)
|
Mencari jumlah data
|
|
6
|
COUNTIF(range,criteria)
|
Mencari jumlah data dari suatu range
dengan kriteria tertentu
|
|
7
|
COUNT(range)
|
Mencari jumlah data dari suatu range
|
|
8
|
LARGE(array,k)
|
Mencari urutan nilai terbesar
|
|
9
|
SMALL(array,k)
|
Mencari urutan nilai terkecil
|
Masih
banyak fungsi statiska yang dapat Anda pelajari sendiri. Fungsi yang terdapat
dalam tabel diatas merupakan fungsi yang sering digunakan dalam kerja Excel.
B.
Fungsi Logika
Fungsi logika mengutamakan cara
berpikir secara logika.
Beberapa istilah yang berhubungan
dengan fungsi logika.
1.
Ekspresi Logika
Ekspresi logika
atau pernyataan logika sangat diperlukan dalam penggunaan fungsi logika,
pernyataan atau ekspresi logika dinyatakan oleh operator relasi atau operator
perbandingan sebagai berikut :
·
= : sama dengan
·
< : lebih kecil
·
> : lebih besar
·
<= : lebih kecil sama dengan
·
>= : lebih besar sama dengan
·
<> : tidak sama dengan
Bila operasi ini diterapkan dalam ekspresi logika,
pernyataan yang memenuhi syarat akan bernilai TRUE dan pernyataan yang tidak
memenuhi syarat akan bernilai FALSE. Nilai D2 bernilai TRUE ketika diketik
=B2<C2, dan nilai D3 bernilai FALSE ketika diketik =B3>C3.
1.
Operator Logika
Selain operator relasi, ada pula yang disebut operator
logika. Operator logika berfungsi untuk menggabungkan dua atau lebih ekspresi
logika. Yang termasuk dalam operator logika adalah fungsi AND dan OR. Berikut
merupakan cara penulisan operator logika dalam rumus.
AND(ekspresi
logika 1, ekspresi logika 2, ekspresi logika-n)
OR(ekspresi
logika 1, ekspresi lohika 2, ekspresi logika-n)
Fungsi operator logika AND
adalah untuk menggabungkan dua atau lebih suatu ekspresi logika. Jika memenuhi
syarat, maka akan ditampilkan pesan nilai TRUE. Jika tidak memenuhi syarat,
maka akan ditampilkan nilai FALSE.
Fungsi operator logika OR
adalah untuk menggabungkan dua atau lebih suatu ekspresi logika, dan akan
bernilai TRUE jika salah satu ekspresi memnuhi syarat dan bernilai FALSE jika
kedua ekspresi tidak memenuhi syarat. Perhatikan contoh berikut. Sel C3
tertulis TRUE saat diketik =OR(A3>50,B3>50), sedangkan sel D3 tertulis
FALSE saat diketik =AND(A3>50,B3>50).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar